Jurnal Suficademic | Artikel No.37 | Desember 2025
Bintang ‘Arasy di Mamuju: Advance Training, The Spirit of Sarakba and Songkolo Bagadang
Oleh Said Muniruddin | RECTOR | The Suficademic Supertraining
Bismillahirrahmanirrahim.
Video: Advance Training, The Spirit of Mamuju
ADALAH Hijrana, perempuan hebat dari Mamuju. Niat untuk mengundang kami ke Sulawesi Barat telah ia sampaikan sejak awal Oktober 2025. BADKO HMI Sulawesi Barat baru saja terbentuk. Mereka akan mengadakan Advance Training perdana. Jadwal kegiatan sempat berubah. Semula diagendakan pada awal November. Bergeser ke awal Desember.
Saya sempat lupa. Karena suasana Aceh sedang berduka. Sedang banjir raya. Tiba-tiba masuk WA dari sang Ketua Umum Kohati Badko ini. Tiket ke Sulbar sudah disiapkan. Berangkatnya esok hari, Minggu 7 Desember 2025.
***
Setelah 3 jam mengudara, pesawat Batik Minggu pagi dari Banda Aceh mendarat di Jakarta. Lion menuju Makasar yang sempat delay 3 jam, setelah terbang selama 2 jam akhirnya mendarat pada awal malam di bandara Maros. Disana sudah menunggu Muhammad Taufik Hidayat, Ketua Umum HMI Cabang Maros. Ada Tahir, sekumnya, dan Alif staf cabang.
Mereka ini diminta oleh teman-teman BADKO Sulbar untuk menemani kami saat tiba di Sulawesi. Sebelum melanjutkan perjalanan ke Mamuju. Kami diundang makan malam dengan menu sop konro oleh Kak Jumaidi, Ketua KPU Maros. Beliau salah satu alumni yang gigih mengawali proses perkaderan di kabupaten tetangga Makasar tersebut. Beliau termasuk pembaca Suficademic, juga Bintang ‘Arasy.
Selesai makan, kami di undang ke Warkop lain milik alumni. Disana sudah ada sejumlah kader dan alumni. Kami berdiskusi panjang lebar tentang Sufisme, Kondisi terkini Aceh, politik, bisnis, perkaderan dan lainnya. Saya sangat mengapresiasi para kader dan alumni disini. Ternyata mereka juga pembaca Bintang ‘Arasy dan bahkan ada yang masih menyimpan baik bukunya.
Video: Alif, Pembaca Bintang ‘Arasy di Maros
Tak terasa, waktu sudah menunjukkan jam 11 malam. Bis yang ditunggu sudah datang. Kebetulan hari itu tidak ada connecting flight ke Mamuju. Kami difasilitasi perjalanan lanjutan dengan bis. Jaraknya lumayan, 385 Km. Dengan waktu tempuh sekitar 9 jam.
Lelah sekali. Begitu berada dalam bis, mata pun saya tutup. Berharap langsung tertidur dan terjaga saat tiba di Mamuju. Gawat! Otak terus bekerja, tidak mau istirahat, gegara secangkir kopi Robusta Toraja bercampur gula aren yang disajikan para kader dan alumni saat di Maros. Di samping saya dalam bis ada adinda Ulul, pengurus BPL PB HMI dari Bandung yang juga ikut serta ke Mamuju. Instruktur yang sangat dedikatif ini akan bertugas sebagai Master of Training disana.
Setelah melaju sepanjang malam di sepanjang pantai barat Sulawesi, bis berhenti sesaat di Somba, Kabupaten Majene, Sulbar. Kami sholat subuh. Lalu lanjut lagi. Kemudian bis mulai mendaki bukit-bukit kecil dan gunung berjurang. Kata “Mamuju” sendiri sering dipelesetkan menjadi “Maju Mundur Jurang”.
Bis berputar-putar selama lebih dari 2 jam. Jantung saya hampir copot. Tarikan bis saat mendaki sangat lemah. Sesekali terhenti saat menanjak. Bahkan supir pun baru tau, bis yang ia bawa bermasalah seperti itu. Jam 8 pagi kami tiba dengan selamat di Mamuju, kota indah di tepi pantai. Di halaman depan kota, hanya 15-20 menit menyeberang dengan boat motor, ada pulau Karampuang. Sebuah spot wisata diving, snorkling, tracking dan cycling yang belum sepenuhnya dikembangkan.
***
Sesi materi kami dimulai sore setelah ashar (Senin, 8 Desember 2025). Baru selesai jam 1 malam, setelah diingatkan para pengelola. Kalau tidak diingatkan, mungkin sesi ini akan lanjut sampai subuh. Semangat peserta luar biasa. Mereka terlibat aktif dalam simulasi dan dialektika terkait spiritual leadership dan self transformation. Sesi hari pertama tersebut tidak ada pemateri lain. Sepenuhnya diserahkan untuk materi Bintang ‘Arasy.
***
Kami mengucapkan selamat kepada Muhammad Ridhwan, Ketua Umum Badko HMI Sulawesi Barat. Ia telah begitu baik mengatur pelaksanaan LK III. Juga kepada Hijrana, Ketua Umum Kohati yang luar biasa.
Video: Muh. Ridwan, Ketum BADKO HMI Sulawesi Barat
Selain itu, kami juga memberi apresiasi kepada seluruh jajaran pengurus yang telah menemani sisa waktu kami untuk berkeliling Mamuju. Ada Rahmat Hidayat, Muhammad Yunus, Wentri, Melki, Andi, Ahmad Muslim, Acok Riswan, dan lainnya.
Video: Minuman Sarakba
Video: Makanan Songkolo Bagadang
Terima kasih juga atas sajian minuman penguat “Sarakba” yang pedas dan hangat. Juga nasi ketan “Songkolo Bagadang” dalam porsi yang berat untuk dihabiskan. Energi dua menu ini ikut menyertai kami dalam perjalanan terbang kembali ke Aceh. Agar kuat menghadapi kondisi listrik yang 93 persen dijanjikan sudah hidup oleh kanda Bahlil, nyatanya masih gelap gulita.
Aceh gelap setelah bencana yang diabaikan dan disepelekan sedemikian rupa oleh pemerintah. Semua terjadi karena curah hujan yang tinggi, yang airnya tak tertampung lagi akibat hutan yang telah disawitkan.
Dalam perjalanan terbang ke Makasar, kami duduk bersebelahan dengan seorang mantan pekerja profesional perusahaan sawit. Dia berkata, “Untuk bisa dijual ke luar negeri, perusahaan sawit itu harus punya sertifikat bahwa sawit ditanam tanpa mengganggu tata kelola alam. Kenyataannya di Aceh, itu banyak pola tanam yang merusak. Kalau dunia tau, produk sawit kita bakal gak laku ke dunia luar. Bisa kolaps perusahaannya”.
Inilah yang sepertinya sengaja ditutupi dari bencana ini. Sebuah alasan kenapa Aceh, Sumut dan Sumbar diisolasi dari mata dunia lewat bahasa yang sekilas terdengar cukup patriotis: “Kita punya harga diri. Kita kuat mengurus diri sendiri”.
Sampai ketemu lagi. Sukses terus untuk semua!
Allahumma shalli ‘ala Muhammad wa Aali Muhammad.*****


Alright, folks, gotta say I’ve been checking out phwin99login lately. Pretty slick interface, everything’s easy to find. Hope my luck turns around, but so far, so good! Check it out at phwin99login.
Who doesn’t love bonuses? bonos777vip looks like a great place to find ’em! If you’re hunting for some extra perks, def head over and take a look. Get all the bonuses you could want at bonos777vip.