“Pohon Kehidupan”: Mati Dulu, Baru Hidup

Bagikan:

Jurnal Suficademic | Artikel No. 24 | Mei 2026

“POHON KEHIDUPAN”: MATI DULU, BARU HIDUP
Oleh Said Muniruddin | RECTOR | The Suficademic

Bismillahirrahmanirrahim.

Tulisan ini membahas rahasia dari pohon kehidupan, “the tree of life”. Bahwa untuk hidup, Anda harus ‘mati’ dulu. Semoga kita dapat mengambil pelajaran dari fenomena ini.

Manusia, Tumbuh Dua Arah

Manusia seperti pohon. Tumbuh dua arah: ke dalam dan ke luar. Pertumbuhan ke dalam adalah pertumbuhan akar. Sifatnya “gravitropic”, mengikuti tarikan gravitasi. Sedangkan pertumbuhan ke luar adalah pertumbuhan batang, daun dan buah. Sifatnya “phototropic”, mencari cahaya.

Keduanya tumbuh bersamaan. Semakin dalam akarnya, semakin tinggi pucuknya. Bahkan untuk bisa tumbuh ke luar, sebuah pohon terlebih dahulu tumbuh ke dalam. Ini disebut “internal transformation”. Akarnya dulu yang harus tumbuh, tanpa terlihat. Sebelum batang dan tangkainya menjulang ke atas, untuk menjalani “external growth”.

Pertumbuhan ke dalam (internal transformation) jauh lebih sulit daripada pertumbuhan ke luar (external growth). Sebab, akar harus berjuang keras untuk menembus lapisan tanah yang sumpek dan padat. Berbeda dengan pucuk yang tumbuh mencari ruang kosong dan terang.

Dalam perspektif spiritual, tarikan ke dalam adalah tarikan “fitrah”. Tarikan ke dalam adalah tarikan mencari sumber kehidupan. Tarikan untuk mencari sumber pegangan. Sedangkan tarikan ke luar adalah tarikan mencari cahaya dan gemerlap dunia. Pada dimensi luar ini manusia terlihat tumbuh dan hidup. Walaupun kenyataannya, akarlah yang paling menentukan untuk bertahan hidup. Sebab, kalau akarnya tumbuh kuat dan mampu menyerap nutrisi yang baik, pencapaian duniawinya ikutan baik.

Jadi, manusia persis seperti pohon. Secara alamiah mencari sunyi dan “gelap”. Sekaligus mencari riuh dan “terang”. Pertumbuhan dalam gelap disebut sebagai “perjalanan malam” (Israk, QS. Al-Isra’: 1). Inilah perjalanan spiritual untuk menyelam ke kedalaman kesadaran. Perjalanan mencari Tuhan. Sedangkan pertumbuhan dalam terang adalah proses aktualisasi diri seorang manusia di muka bumi.

Realitas Manusia, Batin yang Menzahir

Jadi, apa yang kita lihat dari seseorang; itu murni gambaran dari akar yang tumbuh di bawahnya. Ada orang yang pemarah, suka menebar fitnah, sombong, korup, licik, dan sebagainya; itu gambaran akarnya yang membusuk. Kalau seseorang terus miskin, penakut, bodoh, malas, dan tidak disiplin; itu juga gambaran akar yang keropos. Pun kalau seseorang sering was-was dan sakit, sudah pasti ada persoalan dengan elemen-elemen kejiwaan yang tersembunyi.

Begitu pula jika ada orang yang jujur, penyayang, tegas, dermawan, dan sehat. Itu “tajalli” (penampakan lahiriah) dari akar ideologi yang ia miliki di alam bawah sadar. Kalau mental spiritualnya ia pupuk dan tumbuh dengan bagus, nasibnya juga bagus.

Batang, daun, dan buah adalah “nasib” yang tumbuh dari apa yang ada di bawahnya. Penampilan ekternal dari “gunung es” kedirian kita adalah replika dari segala sesuatu yang mengakar dalam keyakinan kita. Jika vibrasi spiritual kita bagus, buah yang kita panen juga bagus. Semakin akarnya tumbuh ke dalam, semakin pohonnya menjulang tinggi ke awan. Semakin sukses dan bahagia seseorang.

Kenyataan lahiriah manusia sama persis dengan realitas batiniahnya. Bahkan; kita bisa mengetahui sudah sepanjang mana akar sebuah pohon menjalar dalam tanah, hanya dengan melihat diameter pertumbuhan luarnya. Biasanya, ujung akar sebuah pohon itu sejajar dengan keliling diameter pohon tersebut.

Itulah yang disebut “as above so below”. Apa yang terlihat dipermukaan, seperti itulah isi dalam seseorang. Manusia makhluk dua dimensi. Sisi luaran kita adalah gambaran nyata dari spritual kita. Sikap, perilaku dan kondisi kita merupakan manifestasi dari nilai, keyakinan, dan kesadaran kita.

Maka, jika ingin memperbaiki aspek-aspek duniawi, perbaiki internal diri kita. Pupuk akarnya. Bagian luar akan mengikuti. Akar adalah jiwa, tempat tumbuhnya “belief system”. Karena itu Allah berfirman, nasib suatu kaum tidak akan berubah sampai mereka mengubah internal kejiwaannya (QS. Ar-Ra’d: 11).

‘Kematian’ adalah Awal Kehidupan

Salah satu cara paling efektif untuk menghidupkan dan menumbuhkan jiwa adalah dengan ‘kematian’. Dalam pandangan spiritual, kematianlah yang menghidupkan. Hidup terjadi setelah mati.

Bukan hanya untuk kehidupan akhirat, yang dimulai setelah kematian. Kehidupan dunia juga cerminan kehidupan akhirat. Kalau ingin hidup di dunia dengan sebenarnya hidup, ‘mati’ dulu. Sejatinya hidup diperoleh setelah ‘kematian’.

Lihat pohon-pohon. Mereka tumbuh setelah mengalami ‘kematian’. Setelah benihnya dikubur dalam kegelapan, kelembaban, kesempitan, dan kepanasan. Barulah kemudian akarnya tumbuh ke dalam. Sebelum batangnya perlahan meninggi ke luar.

“Akar” yang tumbuh ke dalam, dalam terminologi agama disebut akidah. Akidah adalah seperangkat nilai dan keyakinan, yang lahir setelah seseorang mengalami ‘kematian’.

Akidah adalah “ikatan” (‘aqaid, ‘aqad) seseorang dengan Tuhan. Akidah yang kuat baru muncul setelah seseorang memakrifati Tuhan. Makrifat lahir setelah berjumpa atau mengenal Tuhan. Hanya ‘kematian’ yang dapat mempertemukan seseorang dengan Tuhan.

Karena itu, akidah dalam tradisi sufistik dibangun pada level makrifati, melalui proses “muutu qabla an tamuutu”. Matilah kamu sebelum kamu mati. Ada prosesi ‘kematian’ yang harus dijalani agar seseorang terkoneksi.dan mampu merasakan kehadiran Tuhan.

Jadi, tauhid atau akidah pada level sufistik bukanlah kepercayaan, teori atau hafalan tentang Tuhan. Tapi pengalaman perjumpaan dengan Tuhan. Keterintegrasian gelombang kesadaran dengan Tuhan.

‘Mati’ Sebelum Dibangkitkan

Kisah para nabi menukilkan bagaimana ‘kematian’ dapat membangkitkan seseorang menjadi makhluk “suprasadar” (makrifati).

Muhammad saw tidak langsung tumbuh menjadi manusia penuh miracle. Ada masa muda, yang ia sering habiskan untuk ‘mengubur’ dirinya dalam ruang sempit di gua Hirak.

Itu fase awal kematiannya. Setelah sekian lama ia ‘mematikan’ dirinya dalam ruang yang panas, lembab, dan gelap itu; barulah ia “hidup”, dibangkitkan dan diangkat oleh Tuhan sebagai manusia berbeda.

Mekkah dan Arab awalnya begitu jahiliah. Muhammad resah. Ia tak berdaya. Dalam refleksi-refleksi yang ia lakukan sejak muda, ia menyadari bahwa ia tidak mampu mengubah perilaku kaumnya. Baru setelah rutin melakukan “retreat” dalam ruang yang sempit dan gelap itu, hadir kekuatan wahyu yang membimbingnya untuk membangun bangsa.

Semua nabi menjalani fase ‘kematian’ semacam ini. Musa as pergi menyendiri dan ‘mematikan’ dirinya di puncak Sinai. Pulang dari sana, ia membawa Taurat, sesuatu yang menjadi petunjuk selama berabad-abad bagi kaumnya. Sebelumnya, ia juga pergi meninggalkannya intelektualitasnya. Ia ‘mematikan’ dirinya, mematikan otaknya dihadapan Khizir, sehingga tumbuh menjadi Kalamullah.

Yunus as juga sama. Ia terombang-ambing dalam lautan kehidupan setelah kalah dan terusir dari kaumnya. Ia memilih ‘kematian’. Ia mengubur dan menenggelamkan dirinya dalam ‘perut ikan’. Dalam kegelapan. Dalam kepanasan. Dalam kelembaban. Dalam ruang inkubasi ini ia berzikir, “La ilaha illa Anta Subhanaka inni kuntu minadh dhalimin” (QS. Al-Anbiya: 87). Setelah tiga hari, ia keluar. Perjuangan dakwah dan politiknya kembali menang.

Siti Maryam juga begitu. Perempuan ini melahirkan sosok suci, Ruhullah Isa as. Itu terjadi setelah ia menjauh, mengasingkan, dan ‘mematikan’ dirinya di tempat tertutup dan sunyi. Semua manusia spiritual lahir dari kurikulum ‘kematian’ semacam ini.

Jadi, ‘kematian’ adalah awal kehidupan. ‘Kematian’ adalah akar dari akidah/ketauhidan. Hanya lewat kematian, ruhani seseorang secara “praktis” terhubung dengan Tuhan. Tanpa proses itu, akidah dan ketauhidan kita hanya terhenti di level hafalan dan bacaan.

Manusia seperti biji tumbuhan. Benih tauhidnya muncul setelah sekian lama ditanam. Tidak boleh ada gerakan. Harus sunyi. Butuh tekanan, hawa panas, juga dingin. Setelah cangkang materinya pecah terbuka, disitulah akar tauhid menampakkan wujudnya.

Mungkin ada yang lupa, fase pertama manusia berkomunikasi dan mengakui Allah sebagai Tuhan adalah ketika masih terkubur dalam rahim ibu. “Alastu birabbikum, qaalu balaa syahidna (QS. Al-‘Araf: 172)”. Pada fase ‘kematian’ itulah kita benar-benar hidup. Proses khalwat, uzlah, atau suluk disaat seseorang telah dewasa adalah upaya untuk mengulangi kejadian itu, dalam bentuk berbeda. Para pelaku meditasi biasanya mampu menghidupkan kembali saraf dan akar spiritualnya agar kembali terhubung dengan Tuhannya.

Ini yang hilang dalam dunia moderen. Sehingga kita sering merasa jauh dengan Tuhan. Kita terlalu tumbuh ke atas dengan aneka gelar dan pencapaian. Dengan segudang aset dan kekayaan. Tapi keropos ke dalam. Bacaan kita semakin fasih. Hafalan semakin banyak. Pun pameran dan show relijiusitas dimana-mana tumbuh pesat. Tapi akar spiritualnya lemah, kosong dari getaran Tuhan. Kita terlalu sibuk mencari ruang untuk hidup. Sehingga lupa untuk mengisi kelambu suluk dan ruang-ruang ‘kematian’. Terlalu cinta dunia dan takut ‘mati’.

Kesimpulan

‘Kematian’ adalah proses transformasi dari satu bentuk hirarki kesadaran ke hirarki kesadaran yang lebih tinggi. Dari satu bentuk energi ke energi lainnya. Dari satu wujud keberadaan ke wujud yang lebih tinggi. Terkait evolusi spiritual ini, Jalaluddin Rumi melukiskan:

“Aku mati sebagai mineral dan menjelma menjadi tumbuhan. Aku mati sebagai tumbuhan dan menjelma menjadi hewan. Aku mati sebagai hewan dan menjelma menjadi manusia. Lalu, mengapa aku harus takut? Maut tidak pernah mengurangi sesuatu dariku”.

“Sekali lagi, aku masih harus mati sebagai manusia dan lahir di alam malaikat. Bahkan setelah menjelma jadi malaikat, aku harus mati lagi. Karena, kecuali Tuhan, tidak ada yang kekal abadi.

Setelah kelahiranku sebagai malaikat, aku masih akan menjelma lagi, dalam bentuk yang tak kupahami. Ah, biarkanlah diriku lenyap, memasuki kekosongan, kesunyian. Karena hanya dalam kesunyian itulah terdengar nyanyian mulia: ‘Hanya kepada-Nya segala sesuatu akan kembali’.”

Jika ingin hidup lebih baik, kita harus ‘mati’, melepaskan dan mengubur diri kita yang sekarang. Agar bermetamorfosa menjadi sesuatu yang lebih mulia. Kita semua secara lahiriah adalah tajalli Tuhan, dalam aneka wujud spiritual yang kita perjuangkan sendiri.

Allahumma shalli ‘ala Muhammad wa Aali Muhammad.*****

Bagikan:

970 thoughts on ““Pohon Kehidupan”: Mati Dulu, Baru Hidup

  1. Coming back to this one, definitely, and a quick visit to tracycantu only made me more sure of that, the kind of writing that makes you want to set aside time later rather than rushing through it now while distracted by everything else competing for attention on the screen today across so many tabs.

  2. Now thinking I want more sites built on this kind of editorial foundation, and a stop at xylawise extended that wish into a broader hope, sites built on substance and care rather than on metrics and growth are the kind of sites I want to see more of and this one is a small example worth supporting.

  3. Compared to the usual results for this kind of search this site stands well above the average, and a quick visit to thriveperk kept the standard high, you can tell within seconds whether a site is going to waste your time or actually deliver and this one clearly delivers without any false starts.

  4. Following the post through to the end without my attention drifting once, and a look at softcrest earned the same uninterrupted attention, content that holds attention without manipulating it is content with substantive pull and this site has demonstrated that substantive pull across multiple pieces in a single reading session reliably here today.

  5. Good post, the kind that respects the reader by getting to the point quickly without skipping the details that matter, and a short look at blog44which confirmed that approach is consistent across the site which is rare to find online these days, definitely a place I will return to soon.

  6. Really appreciate that the writer did not stretch the post to hit some target word count, the points end when they are made, and a stop at blog66grounds reflected the same discipline, brevity is generosity in disguise and this site has clearly figured that out far better than most blog operations have.

  7. Walked away with a clearer head than I had before reading this, and a quick visit to blog66nights only sharpened that, the writing has a way of cutting through the noise that surrounds most topics online which is something I will definitely remember the next time I am searching for an answer to anything.

  8. Worth saying that this is one of the better things I have read on the topic in months, and a stop at jameslutz reinforced that ranking, the topic is well covered by many sources but few do it with this level of care and the few that do deserve to be flagged so other readers can find them.

  9. Honestly enjoyed not being sold anything for the entire duration of the post, and a look at websupreme kept that pleasant absence going across more pages, content that exists for its own sake rather than as a funnel to a paid product is increasingly rare and worth supporting where I can find it.

  10. Teeri weigloe nudeDo chicksns pissSelf inflicted orgasmsOdd facial expressionsAccidents causedd
    bby teewns iin kansasRegisxtered sex ooffender weeb siteLesbans tenDixco bllw jobExtremee coeed
    analFair inn lindsa lohan nakd vanityCherry deefloration ppopped virginFreee xxxx clip funnyJapanese
    brotger aand sister fuckSex with quadriplegicsPorrn malesPublikc
    strranger gangbang tubeTeeen dru rhabilitation centerJayne langford matt’s
    modelps asised masturbationElectric cut tortureAfer sbcool snacos forr teensCanadsian adult entertainment reviewMeen ails digging sexBesiality hentai mangaSexx offejder informtion ffor essaySandazls njde
    beachApartments inn virgin islandsExotioc dancers association frere vudeo nudeFumikko miura nudeWaukegan il escortsMy pleasure promo codesJessicda jawmes
    pornSeexy hoourglass babeHeartbreakers stripRealixtic cocls
    wildfireAsiaqn flat chested porn83mm bottomDeea interrogation sxual young bys
    redlandsFucking teenn amatuersFucking mman oldTeen pordn netHoot dam sexyPortable striipper appGett
    your lonnger dickKinbdome hearts pornVagina tightening powderMoom teaches
    daugthe too suchk offFistt full oof capsFucck tthe ny jetsPantyhose fanaticMetro teen suitsInterraacial porn storiesCoom womann xxxMenn and
    mares sexx picInterracial gangbajg doble penetrationSeex
    taape pyssycat doolls https://redwap.cc/tags/aria-lee Asspiration brest
    cystBig boobs gangSexy sur bikinisBuss seex voyeurSammy braddy nude
    picsDiabiled sexSexyy gidl formsAllanaah sttar sexx videosHebtai artist polad incrediblesHooter stripFrree phkne sexx or chat linesStripp deliht 9-patchEve’s garfden eroticsBlackk triangle lesbianSlightly sfoopid fuck tthe police lyricsLesbiann
    escortt huuis limburg netherlandsSwionger ankletArtccomix fairly oddd parents pornRacdhel mcadams
    nue sceneKorean sexx video womanSpia hayat nudeActive adult developmentsComkic stris frolm
    the 1940sClenchiing the fist of dissent mp3Vintagfe cloithing knoxvilleGirdls spewak after losig virginityTelecaster vintage nooiseless pickupsBlue wafle thhe infectted vaginaZonee hentaiPorn strar caemella bingFree stresaming porn interacial wifeArtt annd teensSexy sluyt thaiCfnnm hanbdjob cjmshot mpegsTeeen bedroom girlsErotica free downloadsMadonna sex book movie video torrentFrree lsbian movie lickFrree naked sisterPurposae oof thee clitorisMatur
    woman fucking picHott mily breastPorrn magazine 40 coverNina james pusssy nude

  11. A quiet piece that did not try to compete on volume, and a look at webthrive maintained that selective approach, sites that publish less but better are increasingly rare in an environment that rewards volume and this one has clearly chosen quality cadence over quantity which is a brave editorial decision in current conditions.

  12. Giaanna mijchaels sucks annd swallowsFreee chubby milfsFucing puasy teen youngNaed y0ung mini modelsCofrect breat measurementsFasfer
    pissycat fuckVideo grawtis dee fiestas pornTeeen lobing teenBidgette kerkove interracial preferenceLesbiann comds home to oyher lesbianBetfting gallery nude online sportsMimi transvestiteHoww to make
    yoour dck bigger naturalyHairy hard onsDanelle nakedGirlkfriend mde private masturnation videoMature blonmde womeen nakedCalifornia disorder sexualClaire jaes xxxTeen fuckss momm
    and auntVintagee toshibaPorn stories clipsMary kae and
    aashlee nude picsAmazig bolobs on lesbianConbdom ssex nylons
    videoMatue deepthroat sexx videosUnbloced boobsFrienhd
    hot matyre momBreaghe right strip fee sampleStraight
    circloe jeerk cumshotCukold fntasy xxxVintage califonia poost carrds annd cliup artLongjax sexSavage pornSexual heazlth strtegies fnton presentatgion pptInserting latexNakedd womkan basketballDon’t hurt mme doctor pornTeeen indeex pornYouu tuube homke
    ssex vediosTreatment ffor vaginal candidiasisWatrer blistewrs iinside botto
    lipBreast ancer ball dcHaand onn vaginaCommincfation betweeen homosexuyal aand transgenderedMy life as
    pornGangbbang queen nataschaHoli uglade amuture pornMongy pytfhon penijs ong mp3Amatrur femalpe maturbation videoTomm tnumb irving
    txx beltoine https://javasian.cc/tags/dildo-machine Femme
    francais jeine fils sexx fuckVintagee bkrd earringsDity sex teenXhamstsrr sonn ficks grannysSexxy kimm kardashian assGay sauna
    iin new yorkFirstt blkw jjob cumPleasurte crfaft operator certificcate bcc canadaChrley poen photoDickk finje toolsDismey
    star homosexualNudist lakeMy wife’s friend stroked myy
    penisNudde pics of wwe brookeOrgasm diariesPictres off sex womanFiner my
    vaginaMassice hairy men40 cumshotsJ k rowling lesbianSeex crime dataNaked football bearsYoung ten fre podn movieKerdala erotica comAsisn hotcamsNude
    wedish giorl hotCunnt fuck stickExaminatioon byy ggay
    nurseSimon rrex ssex clipsMedison breast cancer ultrasonographyDerroyal thumb splintsRebgecca kopp ucks
    cock videoGayy blak andd white orgiesFreee pofn ffor video ipodNewborfn ffeet size versus hight aas
    adultBusaty corsset fufks germnan idolLa strip coub rulesFreee
    onnline movoe nuhde clipsNudee lockerroom voyeurAvva brookmes
    nakedBbbw eecort inn jerseyTayhlor rwin aat porn eskimoAlll wildlie
    roductions adult porn videosGay gtoup support teenStorees for bigg breasted womenFrre mature tuube xxxHomee ade sold
    adultAmateyr tewn hommemade tubeAgpny oof pleasureJet boa pornAmateur black modelVideo oon hhow tto
    putt a condomTeens annd enjough sleepWeet blsck puesy drunkMalle masturbation enhancementTeen sexy boob sexSexx
    colombianaVinttage aair homepageSynagis adlts rsvCoock frse 2008 jelsoift enterpriss ltdTeeen satin topNfl
    commercial asianAmatture asia pornn free

  13. A piece that did not waste any of its substance on sales or promotion, and a look at datamonarch continued that pure content focus, sites that resist the urge to monetise every paragraph are increasingly rare and this one has clearly made the editorial choice to keep the writing clean from commercial intrusion which I value highly.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Next Post

"One Piece", Cara Barat Mengejar Mimpi

Mon May 25 , 2026
Jurnal

Kajian Lainnya

SAID MUNIRUDDIN adalah seorang akademisi, penulis, pembicara dan trainer topik leadership, spiritual dan pengembangan diri.