KESEMPURNAAN HIDUP diperoleh ketika kita bisa menemukan sesuatu yang hilang dari diri kita, the missing piece of our life. Dan ternyata, hampir semua orang kehilangan “Diri”-nya sendiri. Diri kita yang terdalam itu adalah Ruh, esensi Ketuhanan itu sendiri. Kalau esensi “Gaib” itu bisa ditemukan, kita pasti akan sempurna dan bahagia.
Orang mengira, dengan kaya raya hidup menjadi sempurna. Tidak. Harta itu bukan untuk “menyempurnakan” hidup. Melainkan untuk melengkapi hidup. Sebab, kita makhluk materi. Dengan banyaknya materi, hidup akan lebih lengkap dari sisi materi.
Hanya kehadiran Allah yang bisa menyempurnakan hidup. Sebab, Dia merupakan “Esensi immateri” yang hilang dari materialitas kita. Tanpa keterintegrasian dengan-Nya, hidup kita menjadi sesat, cacat, susah, was-was, resah dan gelisah.
___________________
SAID MUNIRUDDIN | The Suficademic
Web: saidmuniruddin.com
YouTube: youtube.com/c/SaidMuniruddin
TikTok: tiktok.com/@saidmuniruddin
IG: instagram.com/saidmuniruddin/
Facebook: facebook.com/saidmuniruddin/
Twitter: twitter.com/saidmuniruddin
Join Grup WA: The Suficademic-1
Join Grup WA: The Suficademic-2


Nicce post. I wass checking constantly this blpog andd I amm impressed!
Veery uszeful information specially the laet pasrt 🙂 I care
ffor sujch information a lot. I was seekin thos paarticular information for a
vrry lonng time. Thawnk yyou andd beset oof luck. xnxx